ACTIVITYBALI

Bedugul Short Trip vol.02

Halo! こんにちは!

Lanjut perjalanan dari Mengwi naik terus ke arah Bedugul. Sebelum tiba di hotel kami mampir di Kebun Raya (Bali Botanical Garden), Bedugul. Awalnya kami hanya mau lihat jadwal buka sekaligus cek harga-harga. Ternyata hari itu buka dan kebetulan tidak ramai. Gak lama langsung kami ke mobil untuk ganti perlengkapan trekking dan langsung bayar tiket masuk.

Tiket masuknya murah, hanya Rp.20,000.- per orang.

Setelah masuk lalu kami langsung melihat ada beberapa pilihan alat transportasi untuk keliliing. Pilihannya antara lain Mobil shuttle, Golf cart, Sepeda kayuh, Sepeda listrik dan Scooter listrik (model otoped) tapi scooternya ini tidak boleh digunakan untuk ke seluruh area Kebun Raya.

Akhirnya kami memutuskan untuk memilih sepeda listrik, karena kami juga sudah cukup familiar dengan sepeda listrik di beberapa trip sebelumnya.

Uniknya di awal saat kami sewa, si ibu penjaga sudah mengingatkan bahwa ini sepeda tidak mungkin bisa naik ke arah pohon “Giant Ficus” yang memang menjadi tujuan kami datang kesana.

Sesaat kami pikir kok aneh ya kenapa tidak mungkin bisa naik? Ini kan sepeda listrik dan ada motornya.

Saya cerita sedikit dari trip-trip kami sebelumnya, kami beberapa kali dipinjamkan sepeda listrik milik kawan kami di Bali untuk ikutan perjalanan sepeda off-road masuk hutan dan naik turun bukit. Capek memang karena sulit sekali medannya. Tapi karena sepeda listrik kami tertolong 70%. Kalau bukan sepeda listrik mungkin kami sudah tidur di tengah track!

Balik lagi ke cerita si ibu penjaga. Waktu dia bilang gak bisa naik karena tanjakan, kami berpikir, emangnya tanjakannya seperti apa sih? shuttle van nya aja bisa kok! Kami sudah pernah melibas tanjakan-tanjakan extreme dan tanah (off-road) pula!

Saat berjumpa dengan sepedanya, memang bentuknya beda sekali dengan yang biasa kami gunakan. Sepeda disini bentuknya seperti sepeda-sepeda yang sering disewakan di jakarta atau singapore. Tentunya tanpa kemampuan untuk ganti/shift gears alias Fixie dan saat didorong ataupun dikayuh tanpa bantuan motor berasa beratnya, karena ban-nya juga kecil.

Anyway, masa bodo lah kita pikir yang penting kita bisa sampai di Giant Ficus Tree-nya dan dari situ dimulai perjalanan kita di Kebun Raya!

Cuaca di Bedugul ini cukup berantakan (sudah banyak orang yang bilang begitu). Saat kami berangkat naik sepeda cuaca cerah sekali di tengah-tengah mendadak hujan sehingga kami terpaksa mencari pohon besar untuk berteduh. Basah sedikit sih, tapi gak apa.. namanya juga adventure, apa saja bisa jadi seru!

Setelah diguyur hujan sebentar kami mulai mengayuh lagi dan jalannya pun mulai menanjak dan benar saja yang ibu didepan itu bilang. Motor listrik sepedanya gak kuat! terpaksa lah kita kayuh manual si sepeda fixie yang berat dengan ban kecil itu. Seringkali juga kami gak kuat sehingga terpaksa kami tuntun dan itupun juga berat sekali sepedanya dengan tambahan motor dan batere yang besar. Sungguh tidak berguna sepeda itu! hahaha..

Penyesalan memang datangnya selalu terlambat. Tahu begini kan lebih baik kita gak usah pakai sepeda listrik yg berat dan tidak bisa ganti gear ini. Didorong berat, dikayuh gak kuat. Hampir pingsan rasanya karena kadang memaksakan mengayuh tapi akhirnya kami sampai di lokasi Pohon raksasa tersebut.

Masih capek dan ngos-ngosan karena kehabisan nafas saya duduk sambil terkagum-kagum melihat pohon raksasa yang berdiri didepan kami.

Giant Ficus Tree 巨大なイチジクの木

Ficus adalah tanaman yang secara alami tumbuh di daerah tropis. Giant Ficus Tree ini sudah berusia lebih dari 100 tahun dan menjadi salah satu pohon tertua di Kebun Raya Bali. Pohon ini terletak di Hutan Rasamala Kebun Raya Bali.

Informasinya luas Kebun Raya Bali adalah 157,5 hektar! Lebih luas dibandingkan Kebun Raya Cibodas (84,99 hektar), Kebun Raya Bogor (87 hektar), dan Kebun Raya Purwodadi (85 hektar).

Masih ada beberapa taman-taman lain seperti kaktus dan kawan-kawannya tapi kami sudah terlanjur lapar dan capek gara-gara perjalanan naik ke pohon Ficus tersebut. Akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan ke hotel sambil mau cari makan siang.

Pro tip : Jangan sewa sepeda listrik disini kalau mau lihat Giant Ficus. Kalau kalian suka trekking lebih baik jalan kaki santai mungkin 30-35 menit sampai lokasi. Naik sepeda kayuh biasa lebih baik pasti karena bisa ganti gear. Atau kalau kalian benar-benar gak kuat jalan, ambil trip dengan shuttle saja.

BALICULTURE

Bedugul Short Trip vol.01

Worth reading...